(Pameungpeuk), Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Pameungpeuk berlanjut pada hari kedua, Selasa (14/7/2026), dengan rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membentuk peserta didik baru yang sehat, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan diawali dengan Senam Pagi Ceria yang diikuti seluruh peserta didik baru. Sebelum senam dimulai, seluruh peserta melaksanakan doa bersama dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penguatan karakter, nasionalisme, dan pembiasaan budaya positif di sekolah. Selanjutnya, peserta didik mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat dengan penuh semangat dan antusias.
Setelah kegiatan senam, peserta didik mengikuti tes denyut nadi dan tes fleksibilitas sebagai bagian dari upaya mengenalkan pentingnya menjaga kebugaran jasmani sejak dini. Kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran awal mengenai kondisi kebugaran peserta didik dalam mendukung aktivitas belajar yang sehat dan produktif.
Memasuki sesi berikutnya, peserta didik mendapatkan materi Siaga Bencana yang disampaikan oleh narasumber dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Dinas Sosial Kabupaten Garut. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.15–10.00 WIB tersebut bertujuan membangun budaya aman, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitigasi bencana, serta mengurangi risiko cedera maupun korban jiwa apabila terjadi bencana.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pengertian bencana berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, jenis-jenis bencana yang meliputi bencana alam, nonalam, dan sosial, serta langkah-langkah kesiapsiagaan yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana.
Peserta didik juga mendapatkan pemahaman mengenai tindakan penyelamatan diri ketika menghadapi ancaman gempa bumi, tsunami, dan banjir, termasuk pentingnya mengikuti jalur evakuasi, mengakses informasi resmi dari BMKG maupun BNPB, serta mempersiapkan Tas Siaga Bencana (TSB) sebagai perlengkapan darurat saat evakuasi.
Selain penyampaian materi, peserta didik mengikuti praktik kesiapsiagaan bencana yang dipandu oleh narasumber dan guru pendamping. Melalui kegiatan ini, peserta didik dilatih untuk memahami prosedur keselamatan dan langkah-langkah evakuasi yang tepat dalam situasi darurat.
Baca juga: Hari Pertama MPLS, SMPN 1 Pameungpeuk Pastikan Sekolah Aman, Nyaman, dan Menggembirakan
Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari kedua, peserta didik mengikuti Ruang Perjumpaan Murid Baru, sebuah kegiatan yang dirancang untuk mempererat hubungan antarsiswa sekaligus membangun suasana belajar yang hangat, inklusif, dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, peserta didik baru memiliki kesempatan untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, serta menumbuhkan rasa kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar SMP Negeri 1 Pameungpeuk.
Pelaksanaan MPLS hari kedua berlangsung tertib, edukatif, dan penuh semangat. Melalui berbagai kegiatan yang memadukan aspek kesehatan, keselamatan, dan penguatan karakter, SMP Negeri 1 Pameungpeuk terus berkomitmen menghadirkan pengalaman awal bersekolah yang aman, nyaman, dan menggembirakan bagi seluruh peserta didik baru.
***
Kontributor: Yoga Prasetyo Soempeno, S.Kom., S.Pd.

SMPN 1 Pameungpeuk semakin terdepan